jasa kredit

Pinjam Modal Membangun Usaha

pinjaman modal usaha

Tentunya, bentuk pinjaman atau kredit itu tak semuanya cocok untuk pengusaha. Ada yang memang dikhususkan untuk pinjaman pendidikan, pinjaman pembelian rumah bahka ada juga pinjaman khusus untuk berlibur. Sebagai debitur kitalah yang mesti selektif memilih pinjaman mana yang paling cocok untuk bisnis.

Atau jika masih mencari, kali ini akan dibahas soal jenis pinjaman modal di bank yang bisa jadi pilihan untuk para pengusaha:

Berikut Jenis Pinjaman / Kredit Bisnis

1.     Kredit Mikro

Ini merupakan pinjaman dalam jumlah kecil yang dikhususkan bagi kalangan tidak mampu yang ingin berwirausaha. Siapapun mereka, baik yang memiliki jaminan maupun tidak dapat mengajukan pinjaman uang dengan jenis kredit mikro ini. Kalangan yang paling diutamana untuk mendapatkan pinjaman adalah mereka yang sulit memperoleh jenis kredit biasa namun memiliki riwayat kredit yang baik dengan kata lain tidak pernah terlambat melakukan pelunasan hutang.

Tidak ada syarat sebuah usaha harus menjadi sebuah lembaga untuk bisa mendapatkan pinjaman ini. Apapun bentuknya, perusahaan, kelompok usaha dan perorangan seperti pedagang, petani atau peternah punya kesempatan yang sama untuk mengajukan pinjaman. Namun biasanya pihak bank mensyaratkan minimum usia usaha yakni rata-rata mematok jangka waktu 24 bulan atau 2 tahun.

Sementara mengenai besaran dana, setiap bank bisa beragam umumya mulau dari 5-200 juta. Pemberian bantuan juga dilandasi atas pertimbangan lamanya usia bisnis dan riwayat pembayaran hutang sebelumnya. Mandiri kredit mikro adalah salah satu contohnya.

2.     Kredit Usaha Rakyat (KUR)

KUR merupakan pinjaman yang diberikan khusus bagi Usaha Kecil Menengah (UKM). Besarnya pinjaman untuk KUR juga berbeda setiap banknya, namun ada yang memberikan hingga Rp 500juta. Peminjam harus memenuhi beberapa persyaratan terutama jenis bisnis yang digeluti tidaklah jenis bisnis ilegal atau melanggar undang-undang.

Proses untuk mendapatkan pinjaman cukup panjanag, lantaran pihak bank harus melakukan verifikasi terlebih dahulu. Mereka tak mau dengan mudahnya memberikan pinjaman modal bagi usaha-usaha yang tak jelas pangsa pasar atau masa depannya. Biasanya ada beberapa bank yang mesyaratkan pendapatan minimal untuk bisa lolos verifikasi. Salah satu contoh pinjaman ini adalah Mandiri Kredit Usaha Kecil (KUK).

Biasanya juga setiap bank menawarkan jenis KUR atau kredit usaha rakyat berdasarkan usaha yang digeluti. Misalnya kontraktor ada jenis KUR tersendiri untuk mereka, begitu pula petani atau peternak. Jadi sebelum mengajukan sebaiknya cari tahu dulu jenis KUR mana yang paling ideal untuk diajukan.

3.     Kredit Usaha Menengah (KUM)

Kalau yang ini adalah jenis pinjaman yang khusus diberikan kepada pengusaha menengah, yakni yang menurut Bank Indonesia adalah perseorangan maupun lembaga yang memiliki kekayaan bersih Rp 500 juta-10 miliar dan memiliki hasil penjualan tahunan sekitar 2,5-50 miliar pertahun. Jika melihat angkanya sudah pasti ini dikhususkan bagi mereka yang sudah berbisnis lama dan memiliki keuntungan besar. Tentu untuk Anda yang baru memulai bisnis tidak mungkin bisa mengajukan pinjaman ini karena harus ada syarat menyertakan pendapatan tahunannya.

4.     Kredit Koorporasi

Sebenarnya bisa dikatakan ini mirip dengan kredit usaha menangah yang jumlah pinjamannya besar. Cara bank melakukan verifikasi terhadap pengajuan pinjaman juga cukup rumit lantaran harus berhitung berdasarkan analisis rasio keuangan dan mempertimbangkan banyak aspek, seperti keuntungan koorporasi dan lini bisnisnya. Analisis kredit ini juga biasanya bertumpu pada laporan keuangan selama 3 tahun terakhir. Jadi memang diperuntukkan bagi pengusaha besar. Analisis inilah yang akan memberikan gambaran bank soal kemampuan koorporasi membayar tagihan.

5.     Kredit Tanpa Agunan (KTA)

Diantara jenis pinjaman uang online lain mungkin KTA adalah yang paling ideal diajukan oleh mereka yang baru saja ingin membuka bisnis. Tak perlu jaminan untuk bisa mendapatkan suntikan dana hingga Rp200juta dengan bunga super rendah. Hanya saja tenor pembayarannya memang tidak lama, maksimal biasanya 5 tahun. Proses pencairan dana yang tepat menjadi alasan banyaknya pengusaha memilih KTA dibanding yang lain.

Ya, jika pinjaman lain memerlukan waktu berbula-bulan dari proses pengajua, verifikasi hingga pencairan. Lain dengan KTA yang bahkan beberapa bank bisa mewujudkannya dalam hitungan jam. Asalkan peminjam tidak memiliki riwayat pembayaran yang sulit.

Spesialnya lagi, dana KTA ini bisa digunakan untuk apa saja, jadi diluar kepentingan pengembangan usaha debitur juga berkesempatan memanfaatkan dana pinjaman untuk digunakan bagi kebutuhan lain seperti hibura, pendidikan juga keseharan.

Itulah 5 jenis pinjaman yang bisa menjadi referensi bagi Anda para pengusaha, baik pemula maupun profesional. Ingat semakin besar pinjaman yang diajukan jumlah bunga dan cicilan yang dibayarkanpun semakin tinggi. Bijaklah dalam memilih bank, sesuaikan dengan kebutuhan dan pilih yang paling ekonomis. Jangan sampai karena tergoda dengan pinjaman besar Anda justru tak bisa melunasi hutang dan terpaksa gulung tikar.


jasa kredit

Powered by GroupSpaces · Terms · Privacy Policy · Cookie Use · Create Your Own Group